Kasatlantas Polresta Tangerang Himbau Odong-Odong Untuk Tidak Beroperasi Dijalan Umum

Tanggal :

Sebarkan :

 

 

Kasatlantas Polresta Tangerang Himbau Odong-Odong Untuk Tidak Beroperasi Dijalan Umum

 

Tangerang,redaksi.com

 

Kasat Lantas Polresta Tangerang Kompol Fikri Ardiansyah menghimbau agar odong-odong tidak beroperasi di jalan raya umum. Sebab, dapat membahayakan keselamatan penumpang dan pengguna jalan lainnya.

Kasat Lantas Polresta Tangerang, Kompol Fikri Ardiansyah mengatakan, odong-odong hanya boleh beroperasi di kawasan terbatas. Seperti di tempat wisata atau lingkungan perumahan dan perkampungan.

“Ya, kendaraan itu tidak boleh digunakan di jalan-jalan umum. Kalau di kawasan terbatas saja contohnya seperti di tempat wisata atau di lingkungan perumahan/komplek tidak jadi masalah, karena didalam lingkungan yang tidak ramai para pengendara,” ucapnya kepada awak media, Jum’at (29/7/2022).

Menurut dia, kendaraan yang telah dimodifikasi menjadi moda transportasi pengangkut penumpang seperti odong-odong, dinilai tidak sesuai dengan standar kelayakan jalan dan keselamatan.
Karena, untuk mendapat kelayakan kendaraan tersebut, harus memiliki sertifikat uji tipe (SUT) dan sertifikat registrasi uji tipe kendaraan (SRUT) yang dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

“Kalau persyaratan kendaraan dalam aturan itu harus mempunyai registrasi tipe dari Kementerian Perhubungan. Jadi bagi kendaraan yang di modifikasi itu, ya tentunya melanggar aturan,” katanya.

Ia menganggap, dengan pelarangan beroperasinya odong-odong di jalan umum dapat memberikan manfaat terhadap pengemudi dan penumpang dalam mengantisipasi terjadinya risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas.

“Kami imbau masyarakat harus lebih peduli terhadap keselamatannya sendiri. Apabila memang menaiki kendaraan odong-odong tidak layak itu dapat membahayakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lain. Lebih baik tidak usah naik odong-odong,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, apabila nantinya ditemukan kendaraan odong-odong masih beroperasi di jalan umum, maka Polresta Tangerang tidak segan untuk memberikan tindakan secara tegas dengan sesuai aturan Pasal 277 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas.

“Kita pasti lakukan penilangan. Dan kita akan lihat dulu pelanggarannya seperti apa, dalam artian kita periksa surat menyuratnya seperti STNK dan SIM. Kalau tidak ada surat-suratnya kita baru amankan kendaraan itu,” tegasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Related articles

Banjir Prestasi , Cabang Surabaya Yayasan Hang Tuah Berikan Reward

Banjir Prestasi , Cabang Surabaya Yayasan Hang Tuah Berikan RewardSurabaya,(29/11).Bibit-bibit unggul siswa Yayasan Hang Tuah mulai bertumbuhan seperti...

LPK Kwarda Sumut Periksa Pengelolaan Keuangan Kwartir

MEDAN - Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) Gerakan Pramuka Kwarda Sumut melaksanakan pemeriksaan keuangan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumatera...

198 Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan Yayasan Hang Tuah Satukan Visi Misi

198 Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan Yayasan Hang Tuah Satukan Visi Misi Dalam Gelora “Idahnya Berbagi Dalam Kebersamaan”Mojokerto,...

Tutup Kegiatan KML – T , jangan tertidur harus mampu berkiprah di kancah kepengurusan kepramukaan

Deli Serdang - Ketua Kwardasu Kak Nurdin Lubis diwakili Sekretaris Kak Rajab pagi jelang siang tadi menutup Kursus...