Minggu, Januari 29, 2023

Jadi Penyumbang Kerusakan Lingkungan, Persoalan Sampah Harus Dituntaskan Dari Rumah Tangga

Tanggal :

Sebarkan :

SEMARANG – Sampah hingga kini masih menjadi permasalahan krusial bagi masyarakat, tak terkecuali di Kota Semarang. Pasalnya, sumber persoalan sampah berasal dari pola pemilahan dari tingkat rumah tangga yang tidak baik. 

Guru Besar Teknik Lingkungan Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Prof Dr Ir Syafrudin, mengatakan sampah masih menjadi salah satu penyumbang kerusakan lingkungan terbesar. Sebab, masih kurangnya edukasi terhadap masyarakat, terlebih ditingkat Desa.

“Masyarakat masih membuang sampah sembarangan dan juga tingkat pelayanan sampah yang terbatas. Maka paradigma dan perilaku masyarakat perlu dirubah,” kata Syafrudin seusai diakusi media bertajuk Manusia Berdaya, Berdayakan Sampah di balai Kelurahan Polaman, Kecamatan Mijen, Kamis (10/11/2022).

Syafrudin menyampaikan , sudah saatnya masyarakat memilah sampah-sampah yang diproduksi oleh dirinya sendiri, yakni sesuai Undang-undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah. Tujuanya, untuk mengurangi beban hingga dapat meningkatkan perekonomian. 

“Setiap orang wajib mengurangi dan menangani sampah dengan cara yang berwawasan lingkungan”,” pungkas dia.
Disinggung mengenai bank sampah di tingkat desa apakah termasuk langkah tepat untuk mengurangi permasalajan sampah, Syafrudin tak menampik hal tersebut. Namun, hal tersebut harus dibarengi dengan pembekalan pemahanan kepada masyarakat desa.

“Bank sampah itu harus dikelola dengan benar. Karena biasanya persoalanya itu akuntabilitasnya, jadi harus benar-benar dipahami. Kemudian gunanya bank sampah itu kan, mengurangi biaya pengolahan sampah. Jadi kalau masyarakat menyetorkan sampahnya ke bank sampah, maka mereka akan mendapatkan uang dan mengurangi permasalahan sampah,” tutur dia.

Sementara itu, Direktur Pelaksana Bintari, Amalia Wulansari, menyampaikan gagasan bank sampah ini sudah dimulai sejak 2018. Tercatat, hingga saat ini pihaknha sudah mendampingi sebanyak 65 bank sampah di tiap kelurahan/desa di Kota Semarang.
“Kerjasama dengan DLH (Dinas Lingkungan Hidup) Kota Semarang sejak 2018 dan beberapa pihak swasta juga,” kata Amalia.

Amalia menilai, bank sampah ini menjadi solusi penanganan sampah di Kota Semarang atau TPA (Tempat Pembungangan Akhir) yang sudah mulai penuh. Sebab, adanya bank sampah membuat peemasalahan sampah bisa tuntas di tempat atau pada lingkup desa.

“Kami mnejadi unit bisnis yangbtisak hanya sekedar setor sampah. Tapi juga sari yang lainya. Seperti menjadi agen pembayaran pajak, token listrik hingga bekerja sama dengan pegadaian agar bisa digadaikan emas dari sampah-sampah itu,” beber dia.
Amalia menambahkan, adanya bank sampah ini juga sudah dibarengi dnegan bimbinhan teknik kepada tiap pengurus dan masyarakat. Tujuanya, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingya pengelolaan sampah dan menjaga kerusakan lingkungan.

“Selain iru agar mereka bisa berinovasi untuk sikembangkan menjadi unit bisnis lainya,” tutup dia. (Wan)

The post Jadi Penyumbang Kerusakan Lingkungan, Persoalan Sampah Harus Dituntaskan Dari Rumah Tangga appeared first on JawaTengah.Online.

Related articles

Penanggung Jawab Keamanan Pelindo Larang Karang Hadiri Acara Menhan

Redaksi.in Belawan- Kepala penanggung jawab pengamanan (Ka.Satpam) Pelindo, Mafrizal melarang kader Karang Taruna menghadiri acara Menteri Pertahanan RI...

Kunjungi Kodam I/BB, Menhan RI Beri Pengarahan ke Babinsa dan Bantuan 100 Motor

Redaksi.in Medan - Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI), Letjen TNI (Purn) Prabowo Subianto memberi pengarahan kepada Babinsa...

Di Tengah Malam Yang Gelap dan Sunyi, Paino Mantan Anggota Dewan Tewas Ditembak OTK

Redaksi.in Langkat- Mantan Anggota DPRD Langkat Periode Tahun 2014-2019 Paino (47) penduduk Dusun.VII Bukit Dinding Desa Besilam Lembasa...

Cegah Kenakalan Remaja, Bhabinkamtibmas Sosialisasi ke Sekolah Yayasan Maju Binjai

Redaksi.in Binjai- Bhabinkamtibmas Kelurahan Jati Karya Kec. Binjai Utara melaksanakan kegiatan sosialisasi pencegahan kenakalan remaja demi terwujudnya generasi...