Atas Dugaan Penganiayaan Terhadap JP,SZ Kooperatif Penuhi Pemanggilan Klarifikasi Pihak Polsek IB I

Tanggal :

Sebarkan :

Redaksi Informasi Nasional | Palembang – Terkait menjadi Korban Pemukulan yang dilakukan oleh oknum anggota DPRD Kota Palembang dengan inisial SZ berdasarkan viralnya Vidio yang beredar di Media Sosial (Medsos) yang sempat menjadi kecaman netizen, Juwita didampingi Hotman Paris Hutapea dan kuasa hukumnya Titis Rachmawati gelar konferensi pers, Minggu (4/9/2022) yang lalu di Rumah Makan Buntut Sunda Kang Ali Jalan Mayor Santoso Kecamatan Ilir Timur I Kota Palembang.

Korban Pemukulan yang bernama Juwita didampingi Hotman Paris Hutapea dan Kuasa Hukumnya memberikan keterangan kepada awak media bahwa setelah terjadinya peristiwa menjadi korban pemukulan langsung membuat Laporan Polisi (LP) di Polsek Ilir Barat I (IB I) kasus penganiayaan yaitu pasal 351 KUHP dan setelah itu melakukan visum.

“Setelah membuat LP, setahu saya pihak Polsek IB I melakukan 2 (kali) pemanggilan terhadap SZ dan dia selalu mangkir dengan alasan lagi Dinas Luar (DL) kota,” katanya.

Disaat salah satu wartawan menanyakan kepada Juwita, apakah sebelumnya ada kasus yang sama dilaporkan kepada pihak yang berwajib atau kepolisian ” tidak pernah ada,” jawabnya Juwita.

Berdasarkan keterangan Juwita dalam konferensi persnya, wartawan Berita Kanal Com sambangi Polsek IB I untuk konfirmasi keterangan tersebut, Rabu (7/9/2022).

Kanit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek IB I IPTU Apriansyah SH mengungkapkan untuk kasus 351 KUHP dengan pelapor (JP), pada (23/8) yang lalu, pihaknya pernah memberikan undangan terhadap terlapor (SZ) untuk pemanggilan klarifikasi.

“Namun pihak dari terlapor menghubungi pihak penyidik kita, bahwasannya tidak bisa hadir dikarenakan ada pertemuan diluar Kota Palembang dan hal itu pun kita maklumi,” ujarnya.

Lanjut dia beberkan untuk undangan klarifikasi kedua pada (24/8) yang bersangkutan terlapor hadir di Polsek IB I, secara kooperatif dan sempat pihaknya temukan dengan Korban, untuk dilakukan mediasi, namun tidak ada jalan keluar untuk secara mediasi tersebut.

“Untuk mediasi sudah dilakukan oleh pihak keluarga terlapor dan kita dari Polsek IB I hanya memfasilitasi, namun tidak ada titik temu untuk musyawarah tersebut,” bebernya Apriansyah.

Terkait atas keterangan JP atas pertanyaan wartawan untuk dirinya dalam konferensi persnya menyangkal tidak pernah ada membuat LP pada kasus yang sama sebelum terjadinya kasus dugaan Penganiayaan terhadap dirinya yang terjadi saat ini.

“Untuk kasus lama dari pelapor terhadap laporan polisi pada kasus yang sama, belum kita cek kebenarannya, karena saya baru menjabat Kanit Reskrim IB I awal 2022 dan mungkin nanti kita cek untuk kebenarannya, karena mengumpuli data-data tersebut mungkin butuh waktu,” tutupnya Apriansyah (Iin P)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Related articles

Banjir Prestasi , Cabang Surabaya Yayasan Hang Tuah Berikan Reward

Banjir Prestasi , Cabang Surabaya Yayasan Hang Tuah Berikan RewardSurabaya,(29/11).Bibit-bibit unggul siswa Yayasan Hang Tuah mulai bertumbuhan seperti...

LPK Kwarda Sumut Periksa Pengelolaan Keuangan Kwartir

MEDAN - Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) Gerakan Pramuka Kwarda Sumut melaksanakan pemeriksaan keuangan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumatera...

198 Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan Yayasan Hang Tuah Satukan Visi Misi

198 Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan Yayasan Hang Tuah Satukan Visi Misi Dalam Gelora “Idahnya Berbagi Dalam Kebersamaan”Mojokerto,...

Tutup Kegiatan KML – T , jangan tertidur harus mampu berkiprah di kancah kepengurusan kepramukaan

Deli Serdang - Ketua Kwardasu Kak Nurdin Lubis diwakili Sekretaris Kak Rajab pagi jelang siang tadi menutup Kursus...